Rabu, 03 Oktober 2012

Permainan Gobak Sodor/margusin/hadang


                                                      Permainan Gobak Sodor/margusin/hadang
Gobak sodor merupakan permainan tradisional masyarakat kita. Dikatakan gobak sodor karena permainan ini maju mundur melalui pintu-pintu. Dalam bahasa belanda istilah gobak sodor mungkin artinya sama dengan kata dalam bahasa inggris “Go Back through the Door”, sebagian menyebutkan galasin.
            Gobak sodor merupakan permainan beregu yang terdiri atas dua regu. Masing- masing regu biasanya terjadi dari 4-5 orang. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis kebaris terakhir secara bolak-balik dan untuk meraih kemenangan keseluruh anggota regu harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik. Permainan gobak sodor adalah sejenis permainan tradisional yang beregu dimana pemain yang berjaga berusaha menyentuh pemain lawan dengan menggunakan tangannya, sehingga pemain lawan tidak bisa melewati garis hingga garis terahir.
            Permainan gobak sodor ini biasanya menggunakan lapangan segi empat dengan ukuran 9 x 4m. Lapangan tersebut dibagi enam bagian. Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur. Anggota regu yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan ini terbagi dua, yaitu anggota regu yang menjaga garis batas horizontal dan garis batas vertikal. Bagi anggota grup yang mendapat tugas untuk menghalangai lawan. Mereka yang berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas. Bagi anggota regu yang mendapat tugas untuk menjaga garis batas vertikal, maka orang ini mempunyai akses untuk keseluruhan garis batas vertikal yang terletak ditengah lapangan. Permainan ini sangat mengasyikkan sekaligus karena setiap orang harus selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk meraih kemenangan. Selain itu diperlukan ketangkasan serta kekompakan dalam regunya mendapat kemenangan. Manfaat permainann gobak sodor (margusin) adalah:
1. Mengembangkan kecerdasan intelektual anak
1. Mengembangkan kecerdasan emosi dan antar personal anak
2. Mengembangkan logika anak
3. Mengembangkan kinestetik anak
4. Keterampilan anak senantiasa terasah, anak terkondisi membuat permainan dari berbagai bahan yang telah tersedia disekitarnya.
5. Mengajarkan rasa nasionalisme, cinta tanah air, keterampilan dan strategi, interaksi sosial, sportifitas dan kejujuran.
            Berikut ini adalah gambar dari lapangan gobak sodor berikut dengan posisi para penjaga dan yang tidak berjaga.
 
Gambar 1. Gambar lapangan gobak sodor/ margusin dan posisi para pemain



Keterangan gambar
1.      Bulatan yang berwarna biru adalah pemain yang tidak berjaga dan bulatan yang berwarna orange adalah pemain yang berjaga.
2.      Lapangan akan dibagi menjadi beberapa bagian secara melintang dan secara membujur yang akan membelah daerah permainan menjadi 2 bagian jalur yang akan dilalui oleh sang “seledor” dan bisa bergerak dari ujung ke ujung.
3.      Pemain yang berjaga akan mengisi baris-baris melintang di lapangan.
4.      Lapisan terahir menentukan apakah lawan dapat keluar dari lapangan dan lapisan pertama menentukan apakah lawan dapat masuk ke lapangan.
5.      Jumlah level atau garis melintang akan sama dengan jumlah pemain di satu tim biasanya 4-5 orang. Kalau makin banyak pemain maka lapangannya akan semakin besar.
6.      Pemain yang tidak berjaga akan berusaha untuk masuk kedalam lapangan, lalu melewati semua level dan keluar dari ujung satunya lagi dan kemudian berusaha kembali untuk bisa melakukan goal.
7.      Saat salah satu permainan lawan dapat melakukan goal itu, maka satu babak selesai dan yang tidak berjaga menang mendapatkan nilai dan kemudian permainan diulang lagi tanpa ada perubahan posisi berjaga.
8.      Pemain yang tidak berjaga kalah bila ada salah satu anggotanya tersentuh oleh yang berjaga atau bila salah satu pemainnya keluar dari lapangan sebelah kiri atau kanan.
9.      Bila pemain yang tidak berjaga terkurung dan tidak bisa lepas maka dia boleh menyerah dengan begitu timnya kalah.



 Peraturan permainan gobak sodor yaitu:
1.    Semua pemain tim penyerang akan dikira mati jika salah seorang dari mereka disentuh oleh pemain-pemain tim bertahan.
2.    Pemain tim penyerang tidak boleh mundur kebelakang setelah melewati garis lapangan, ia dikira mati yang akan menyebabkan perubahan posisi di tim.
3.    Pasukan penyerang dikira mati jika terdapat pemainnya keluar dari garis lapangan.
4.    Pasukan penyerang dikira menang jika salah seorang dari pemainnya dapat melewati semua garis hingga kembali ke baris permulaan. Satu poin diberikan kepada tim ini dan permainan akan dijalankan kembali.
5.    Mana-mana pasukan yang dapat mengumpulkan poin tertinggi akan dihitung memenangkan pertandingan tersebut.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar